joxes.

A TEN GIMMICKS OF 'BUJANG'


1. bermata elang berkantung, mengintai wanita yang memiliki "kantung" yang disegani di atas perut dan paras ciamik menurut paradigma pribadi.


sangat cepat bertindak, tidak memakai indra lain dalam merasakan mangsa, hanya sedikit lirikan diikuti lolongan dan pernyataan khas kelompok. biasa diiringi oleh anggukan tanda aklamasi terhadap target dan tambahan catatan non-ilmiah mengenai sang target.
seorang pakar dalam hal ini, memiliki riwayat salah urat di leher yang sangat jarang, dan dapat mengkoordinasi kedua bola mata agar dapat melakukan trik "melirik tapi tidak melirik"

2. bereaksi spontan ,reaktif dan diluar nalar terhadap lawan jenis.

dalam kasus ini, selain merupakan hasil lanjutan dari gejala sebelumnya, reaksi yang diberikan bukan merupakan sebuah hasil dari aksi si lawan jenis, namun lebih terlihat seperti suatu keinginan dari dalam lubuk hati yang menggambarkan suatu niatan "berkenalan tapi gak tau mau kenalan seperti apa"
dapat berkomplikasi dengan gejala 1, dimana lirikan yang terjadi terlalu frontal dan sering dibalas dengan tatapan "jijik" sang target.

3. daya imajinatif berlebih. sebuah bakat berbicara dengan benda mati

gejala umum pada kalangan bujang yang mencari kesibukan di dunia maya, terutama yang memiliki bau-bau "anak warnet ya mas?" atau yang berkontur muka layak mouse infra red. diawali dengan perilaku konsentrasi tinggi pada suatu benda mati tersebut dan seolah-olah memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara dua arah.
dalam suatu kasus sederhana, terlihat efek gejala 3 ini pada pengguna dan pemakai permainan2 video, entah terlihat dari gerak gerik badannya yang mengikuti alur dari permainan tersebut (bagi pengguna nintendo wii, gejala ini tidak berlaku), maupun secara tidak sengaja, ataupun terbawa emosi, mengumpat ataupun mengajak berbicara kepada gambar yang terdapat di dalam layar.

4. berpenampilan maksimal, tapi tetap kumal.

dalam gejala ini, bujang biasanya memiliki suatu ciri khas dalam penampilan mereka dalam suatu niatan untuk menaikkan nilai jual dan komersialitas di mata lawan jenis. namun apa daya, karena tidak adanya penasihat busana, yang notabene merupakan pasangan lawan jenisnya, penampilan yang disusun dengan penuh strategi dan ambisi hanya berakhir pada komentar sarkastik bujang lainnya.
secara singkat : "ganteng banget lu hari ini"

5. berjiwa seni tinggi, dapat menghayati semua bentuk seni dengan lebih efektif.

dapat dibilang sebuah "romantika bujang" tapi tetap saja pahit. seorang bujang dapat memiliki bakat alami menjadi seorang kurator/penulis resensi sebuah album musik atau karya seni lainnya dalam waktu singkat, memaknai lirik dan susunan nada seakan-akan mempunyai makna yang tersirat di dalamnya, ditambah kemampuan apresiasi yang tinggi.
contoh gamblang : segerombol bujang + malam hari + seonggok gitar + biasanya diiringi plastik2 hitam berisi cairan + pengetahuan atas band pop lawas romantik yang sudah dikenal = sebuah orkesta pilu atas gambaran kehidupan cinta seorang bujang.

6. berlibido tinggi. nyaris melewati batas adiksi.

dalam kasus ini, jelaslah bahwa kesendirian kadangkala membawa suatu perilaku menyendiri yang khas, dimana "kalo gak bisa berdua, sendiri juga bisa". yang menghasilkan suatu kepuasan biologis yang manis. jika dalam hal ini, pasien bujang tidak bisa melakukan hal yang sendirian, libido tersebut akan dikeluarkan melalui indra lain, biasanya terlihat dari gejala 1 yang semakin parah, tatapan liar dan buas, dan gejala 2 yang semakin anonoh.
dalam suatu contoh perilaku yang diambil dari seorang sampel secara langsung, terlihat dari susunan wacana-wacana yang dikeluarkan, hampir 70% berbau selangkangan dan pekerjaan "orang dewasa" lainnya.

7. munculnya bakat alkoholik terpendam

gejala ini kadangkala diawali dengan tindakan apresiasi terhadap suatu karya seni (biasanya lagunya ngepas), dan berujung kepada curahan hati atas pengalaman asmara si bujang. lalu dengan inisiatif yang inovatif mencoba menumpahkan perasaan yang terpendamnya kepada suatu kumpulan lembaran tuanku imam bonjol yang terkumpul dan berubah menjadi sesuatu yang lain dalam proses jual beli.
pengalaman alkoholik tersebut menimbulkan sebuah tingkatan baru atas gejala 5 yang lebih akut. mungkin bisa menangis sambil tertawa ataupun berdawai dengan lihai, walau suara kurang "masuk".

8. potensi menjadi "pembalap" lepas dalam sebuah (atau lebih) sirkuit.

untuk gejala ini, mungkin lebih sensitif dibanding gejala lainnya. karena lebih merupakan perilaku individual dengan individual bujang lain, yang sama-sama tidak mengetahui bahwa mereka berada di suatu sirkuit yang sama. sehingga mau tak mau, siapa rossi dia dapat.
contoh sudah bisa dapat dilihat maupun dirasakan oleh teman-teman yang di tag.

9. terlihat lebih atraktif. dengan beberapa atraksi

dapat terlihat dari sample bujang "muda", mungkin masih dalam waktu transisi. berbeda dari kasus gejala 4, dalam hal ini sang bujang melakukan beberapa manuver fisik maupun output desibel yang mempunyai tujuan untuk menarik perhatian lawan jenis. jarang terlihat di kalangan bujang akut lainnya. silahkan cari di kawasan bujang2 "puber" untuk contoh kasus yang lebih jelas.

10. memiliki tanda 10 anak bergizi buruk, dan mungkin semua kombinasi di atas

berperut buncit, kantung mata hitam, kuku panjang hitam tak terawat, berbau badan yang khas, berjalan bungkuk, sulit tidur dikala malam, terlilit hutang, pencernaan buruk, bentuk gigi buruk disertai warna kusam dan beberapa kerak dan lubang, serta sulit berkonsentrasi pada hal formal, selain kepada lawan jenis merupakan bentuk gejala fisik dari seorang bujang stadium akhir. silahkan konsultasikan kepada teman terpercaya anda (usahakan bukan sesama bujang) dan berusaha lebih keras adalah jalan keluar dari ciri-ciri pilu di atas.

ahlan wa sahlan.

No comments:

Post a Comment