jam session III : a diksi

A diksi
Fiksi memacariku
Erat dalam hatiku
Bersetubuh dengannya oh aku melenguh sembari bernyanyi
Entah pilu kurasa tanpa fiksi
Oh diksi merindukanku kah dirimu
Berargumen denganmu sepanjang malamku
Terjagalah aku dalam pelukmu
Hangatmu hingga jauh kedalamku
Oh diksi
Aku ini fiksi kah?
Memanjat puncak kesadaran bahwa aku tak mau fiksi
Tapi fiksi itu nyata
Senyata kau merasa dingin ketika basah
Hingga menjadi hangat dirimu
Berciuman dengan fiksi
Hingga aku setia hanya ingin menciummu
Tidak yang lain
Karena mereka tahu aku milikmu, diksi
Diksi bukan fiksi
Karena aku tak mau itu menjadi fiksi
Biarlah diksi mentato perutku
Selamanya menemani
Hingga ku berbaring nanti
Entah di atas seprai berlogo tim sepakbola
Ataupun diatas ular-ular yang melilit tongkat
Dan menggitku di nadi
Menghidupiku
Dengannya matiku kutumpu.

No comments:

Post a Comment